Biaya transportasi yang semakin murah, kebijakan perdagangan kooperatif, dan revolusi teknologi informasi dan komunikasi menciptakan satu sistem produksi baru, global value chain, yang mencakup puluhan negara dan melibatkan ratusan perusahaan, mulai dari usaha kecil hingga menengah hingga UKM. Lebih dari 60% perdagangan global terjadi di dalam GVC tersebut mempekerjakan sekitar 16 juta orang di seluruh dunia.

Negara low-income lebih banyak berhasil meningkatkan lapangan pekerjaan di bidang manufaktur secara signifikan.

Di Bangladesh, ekspor sektor pakaian yang berorientasi GVC telah mempekerjakan lebih dari 3 juta orang selama dua dekade terakhir.

Pada skala yang lebih kecil, integrasi Lesotho ke sektor pakaian jadi pada akhir 1990-an telah mengubah struktur ekonomi yang sebelumnya agraris dan menghasilkan lebih dari 50.000 pekerjaan di bidang manufaktur.

Di Asean, lebih dari 76 juta lapangan pekerjaan dihasilkan dari produksi ekspor. Selain itu, ekspor dari negara Asean juga terus menghasilkan lebih dari 14 juta lapangan pekerjaan di luar negara Asean, seperti Tiongkok, India, EU,  Japan, Amerika Utara, Meksiko, Korea, dan Australia.

Sumber : Perhitungan OECD dan ILO

Namun, faktanya, peningkatan besar pada lapangan pekerjaan di negara berkembang yang dihasilkan dari investasi GVC tidak selalu meningkatkan “labor intensity” (pengeluaran biaya tenaga kerja yang lebih besar relatif terhadap modal). Sebaliknya, hingga tingkat volume output tertentu, partisipasi GVC akan menghasilkan labor-saving. Hal ini karena partisipasi dalam GVC mengharuskan perusahaan untuk berinvestasi dalam teknologi.

Di sisi lain, keterlibatan suatu negara pada GVC juga akan membawa perubahan komposisi pada tenaga kerja. Jenis pekerjaan pada sistem produksi GVC yang bersifat heterogen membuat perubahan struktural menjadi begitu beragam pada setiap negara.  Akibatnya, GVC memiliki implikasi yang berbeda untuk segmen pasar kerja yang berbeda tergantung pada jenis aktivitas yang dilakukan.

Sumber : OECD

 

 

Referensi :

Rafole, Thomas. 2016. Do global value chains create jobs?. IZA World of Labor 2016 : 291

OECD. 2016. Making Global Value Chains work for ASEAN.

Shepherd, B. 2013. Global Value Chains and Developing Country Employment: A Literature       Review OECD Trade Policy Papers, No. 156. Paris: OECD Publishing